oleh

Opini : PSBB dan jaga jarak sudah tidak berlaku setelah vaksin

-Berita, Nasional-202 views

oleh : Heru Suyono ST, Arsitek

Pandemi yang melanda diseluruh penjuru Dunia dikenal dengan nama Virus corona (Covid-19). mulai ada di Indonesia pada 2 Maret 2020. Awalnya diumukan oleh presiden Jokowi . Yang kemudian Pemerintah pun mulai berbagai macam cara untuk mengatasi pandemi, mulai dari melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga berusaha untuk mendapatkan vaksin Covid-19.
Vaksin sangat penting untuk pemulihan masalah kesehatan dan menyelamatkan dunia usaha karena ekonomi nasional yang kian terpuruk . Presiden meminta pengusaha kecil bersabar Mengingat pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi kondisi ekonomi Indonesia,
Ada dua jalur untuk mendapatkan vaksin, pertama dengan menjalin kerja sama dengan perusahaan luar negeri. Kedua, mengembangkan vaksin dalam negeri yang disebut vaksin Merah Putih. Hampir setahun penuh seluruh dunia usaha mengalami nasib buruk , bahkan sebagian ada yang bangkrut .
Kini vaksin dari China telah berada di Indonesia dan mulai disuntikan kepada seluruh jajaran pemerintah. Harapannya seluruh lapisan masyarakat dapat divaksinasi . Hal ini merupakan kepedulian pemerintah terhadapat masyarakat. Sebagai bentuk tanggungjawab awal menerima suntikan vaksin yakni Presiden RI Joko Widodo, itu menandakan bahwa vaksin aman . Apalagi program suntikan vaksin tersebut mendapat dukungan dari semua elemen bangsa termasuk Majelis Ulama Indonesia, juga menyatakan bahwa vaksin yang disuntikan tersebut tersebut halal .
Dengan demikian tak ada lagi PSBB, tak ada lagi larangan berkumpul seperti larangan menerima pengunjung wisatawan dari luar negeri, tak ada lagi istilah jaga jarak. Tentu saja anak sekolah termasuk mahasiswa mulai masuk sekolah seperti biasa . Reunian juga rapat rapat termasuk seminar seminar, workshop, diklat-diklat akan ramai lagi.
Tidak hanya di Jakarta, Jawa Timur hampir semua jajaran pemerintah mulai divaksin. Juga diharapkan sebagaimana himbauan Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak mengajak masyarakat Jatim untuk ikut melakukan vaksinasi sesuai tahapan yang akan di atur oleh pemerintah. Ajakan ini disampaikan saat melakukan vaksinasi tahap pertama di Gedung negara Grahadi Surabaya .
Pejabat termasuk semua perwira tinggi di Jawa Timur sudah melakukan suntikan vaksin ini berarti suntikan tersebut aman , tidak perlu takut. Tentu saja warga masyarakat Jawa Timur diharapkan tetap semangat dan tetap mengikuti anjuran pemerintah.
Berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam penanganan covid 19, merupakan kepedulian yang perlu mendapat apresiasi dari seluruh masyarakat. (Oleh : Heru Suyono ST.)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed