oleh

Peduli Anak Disabilitas, LSM Putra Dwi Warna Sumbang Komputer Dan Beri Pelatihan Gratis.

MC,Surabaya- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Putra Dwiwarna (BPD) mengadakan bhakti sosial dengan memberikan komputer beserta pelatihan hardware dan software kepada siswa Yayasan Pendidikan Autis (YPA) Mutiara Hati. Program acara pelatihan tersebut digelar di dua tempat yang berbeda, YPA Mutiara Hati di Medokan Asri Timur Surabaya dan krian Sidoarjo usai lebaran yang akan datang.

Heru Suyono Ketua LSM PDW (Baju biru empat dari kanan) & Drs. Handoko Kepala Pengasus YPA Mutiara Hati (baju putih dua dari kanan). Bersama Siswa/i autis dan para pengasuh.

Pada Sabtu Tgl 17 April 2021 , Lembaga Barisan Putra Dwiwarna akan menggelar Buka Puasa Bersama calon siswa –siswi yang bakal mengikuti pelatihan computer. Berkenaan dengan acara tersebut pengurus LSM Barisan Putrra Dwiwarna akan menyerahkan sejumlah komputer kepada beberapa SLB .


Seperti yang disampaikan ketua LSM Putra Dwi Warna, Heru Suyono S.T. bahwa Kegiatan sosial tersebut sebagai salah satu bentuk keseriusan Lembaganya dalam keikutsertaan membangun dunia pendidikan yang dikhususkan bagi siswa siswi penyandang disabilitas maupun autis. “Rencana kedepan, anak anak disabilitas akan kami beri pelatihan software dan juga hardware. Kami berharap mereka mempunyai keahlian di bidang IT dan tekhnologi yang nantinya mereka dapat diterima bekerja di berbagai perusahaan . Mudah mudahan bisa bermanfaat “. kata Heru Suyono yang juga berprofesi sebagai arsitek tersebut.


Ditanya tentang pengadaan fasilitas komputer dan sejumlah instruktur yang memberi bimbingan pelatihan software dan hardware, Bapak dari 5 orang anak ini dengan penuh keyakinan mengatakan bahwa pihaknya telah menghubungi beberapa perusahaan yang sering mengeluarkan CSR ( Corporate Social Responsibility ) “ Semoga program kemanusian ini memperoleh perhatian dari sejumlah perusahaan “ ungkap Heru .-
Terdapat kurang lebih 25 orang siswa – siswi yang akan mengikuti bimbingan servis , perbaikan serta Jaringan komputer .

“ Untuk pembimbing anak disabilitas kami telah menyiapkan 10 orang instruktur “ Kata Heru Suyono . Ia Berharap Kedepan Anak Disabilitas Yang sudah dibekali Keahlian Di bidang IT Bisa mudah diterima di berbagai perusahaan karena sudah dibekali dengan keahlian.

Bahwa program bimbingan komputer secara gratis ini akan di awali dengan kuota penerimaan 75 orang disabilitas dari berbagai SLB dan Anak putus sekolah, tentu saja program ini akan disampaikan kepada sejumlah SLB yang akan di undang saat acara BUKA PUASA BERSAMA dengan calon siswa – siswi dan guru SLB pada Hari Sabtu Tgl 17 April 2021 di Restauran Tamansari Jl. Kaca Piring No . 11 Surabaya. “ Kata Heru .


Selain menyampaikan harapan nya kedepan kepada siswa siswi YPA Mutiara Hati. Heru Suyono,ST tidak lupa untuk memberikan semangat kepada para pengasuh yayasan agar selalu tetap tulus dan telaten, karena tugas sebagai pengasuh dan pengajar siswa/i autis adalah tugas yang mulia.”Semoga rekan rekan di YPA Mutiara Hati selalu diberikan kesehatan dan amal serta ibadah rekan rekan dalam membimbing anak disabilitas selalu diberkahi oleh Allah SWT”.


Tidak hanya bimbingan pelatihan computer, pihak LSM Barisan Putra Dwiwarna juga mengerahkan sejumlah pelukis untuk memberikan pelatihan melukis gratis bagi sejumlah anak disabiilitas dari berbagai SLB . “ Program ini akan dimulai pada bulan Juli Yang akan datang “ ungkap Heru .

Drs. Handoko SH, M,Si selaku kepala SLB Autis Mutiara Hati, menjelaskan bahwa program pelatihan computer yang diprakarsai LSM Barisan Putra Dwiwarna , merupakan program kemanusiaan dalam keikutsertaanya membangun dunia pendidikan khususnya bagi anak anak disabilitas.

“ Atas nama pengurus yayasan kami hanya dapat menyampaikan apresiasi kepada pengurus BPD, karena baru pertama kali ini kami memperoleh pelatihan dibidang computer , apalagi 20 orang siswa-siwi mendapat kesempatan bimbingan “ Kata Handoko.


Menurut handoko, guru pengasuh siswa-siswi di Yayasan Autis Mutiara hati sejumlah 33 orang. Mereka bertugas di SLB Mutiara Hati Surabaya, Sidoarjo,Krian, Mojokerto dan Kediri . Mereka benar benar sudah terlatih, tidak hanya menjadi guru , tetapi mereka sudah menjadi orang tua pengganti dari anak disabilitas itu. “ Mereka bekerja penuh dengan ketulusan . Tentu saja hal itu menjadi kebanggan tersendiri bagi Yayasan MUtiara Hati. “ ujar Handoko . (Adi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed