oleh

Jelang Lebaran, 2021, Polres Tanjung Perak Gelar Apel Pasukan

MC,Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan apel pagi di halaman Polres Pelabuhan Tanjung Perak, pukul 08.00 WIB, Senin (26/04/21) pagi.

Apel gelar pasukan tersebut dalam rangka Kesiapan dan Persiapan Larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum S.Si., M.H., dan dihadiri oleh, Dandim Surabaya Utara, AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., Danpomal Surabaya, Kepala Pelindo Surabaya, Kepala Syahbandar Surabaya, Kepala Beacukai Surabaya, Kepala Karantina Hewan Surabaya, Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, PJU Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kapolsek jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak, 1 (satu) Pleton Perwira Polres, 1 (satu) Regu Shabara Polres, 1 (satu) Satlantas Polres, 1 (satu) Sat Gabungan staf Polres, 1 (satu) pleton Gabungan Satreskrim dan Intel Polres, 1 (satu) Regu Dishub kota Surabaya, 1 (satu) Regu Satpol PP kota Surabaya, 1 (satu) Regu Linmas, 1 (satu) Karantina, 1 (satu) Regu Banser, PSHT, 1 (satu) Regu Bonex, dan 1 (satu) Regu Security Pelindo III.

Dalam gelar pasukan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum S.Si., M.H., dalam sabutannya menjelaskan, ”Pada kesempatan pagi ini, kita bersyukur karena dapat melaksanakan upacara pagi yang cerah ini, kami memberitahukan bahwa Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Tentang Larangan Mudik, karena untuk mencegah adanya penularan Covid-19.

Dan mengawali sambutan ini, marilah kita memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas segala rahmat dan karunia-Nya, kita dapat hadir pada apel gelar pasukan dalam rangka apel kesiapan Pengamanan Larangan Mudik hari Raya Idul Fitri 1442 H, dalam keadaan sehat wal’afiat.

Seperti kita ketahui bersama, bahwa pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19, telah mengeluarkan Adendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021, tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama bulan Ramadhan 1442 H, terhitung mulai tanggal 22 April s.d 24 Mei 2021.

Sehingga dengan adanya aturan tersebut, maka pelarangan mudik lebaran secara resmi sudah diberlakukan, dan kebijakan tersebut dilaksanakan dalam rangka antisipasi terjadinya lonjakan pertambahan angka penyebaran Covid-19, karena berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, setiap ada libur panjang, mengakibatkan bertambahnya angka Penyebaran Covid-19, termasuk pada libur Lebaran tahun 2020, Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, jelas Ganis.

”Dalam rangka mendukung kebijakan pelanggaran mudik tersebut, Polda Jatim telah melaksanakan beberapa kegiatan antara lain Ops Keselamatan Semeru 2021, yang dimulai tanggal 12 s.d 25 April 2021 dengan tujuan untuk mensosialisasikan larangan mudik lebaran Tahun 2021, selanjutnya melaksanakan giat mulai tanggal 26 April s.d 5 Mei 2021 dengan tujuan untuk melakukan penyekatan di beberapa lokasi perbatasan , baik di Kabupaten atau Kota, maupun Provinsi, dan ada 7 (tujuh) titik penyekatan antar Provinsi dan akan meminimalisir/meniadakan kegiatan rencana mudik oleh sebagian masyarakat demi mencegah penularan Covid-19.

Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin menyampaikan beberapa penekanan antara lain laksanakan deteksi dini,serta pemetaan kerawanan di masing-masing lokasi, laksanakan koordinasi secara intens dengan stake holder terkait dalam rangka pelaksanaan penyekatan di lokasi yang ditentukan, dengan melaksanakan tugas secara optimal dan tetap memperhatikan kesehatan masing-masing persoel sesuai dengan protokol kesehatan, lakukan tugas secara profesional, hindari arogansi lakukan secara humanis dan profesional, guna meminimalir kesalahan yang dapat dipolitisir oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, imbuh Ganis.

“Demikian sambutan saya, semoga Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita semua, dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara, pungkasnyaJelang Lebaran, 2021, Polres Tanjung Perak Gelar Apel Pasukan Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan apel pagi di halaman Polres Pelabuhan Tanjung Perak, pukul 08.00 WIB, Senin (26/04/21) pagi. Apel gelar pasukan tersebut dalam rangka Kesiapan dan Persiapan Larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021. Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum S.Si., M.H., dan dihadiri oleh, Dandim Surabaya Utara, AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., Danpomal Surabaya, Kepala Pelindo Surabaya, Kepala Syahbandar Surabaya, Kepala Beacukai Surabaya, Kepala Karantina Hewan Surabaya, Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, PJU Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kapolsek jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak, 1 (satu) Pleton Perwira Polres, 1 (satu) Regu Shabara Polres, 1 (satu) Satlantas Polres, 1 (satu) Sat Gabungan staf Polres, 1 (satu) pleton Gabungan Satreskrim dan Intel Polres, 1 (satu) Regu Dishub kota Surabaya, 1 (satu) Regu Satpol PP kota Surabaya, 1 (satu) Regu Linmas, 1 (satu) Karantina, 1 (satu) Regu Banser, PSHT, 1 (satu) Regu Bonex, dan 1 (satu) Regu Security Pelindo III. Dalam gelar pasukan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum S.Si., M.H., dalam sabutannya menjelaskan, ”Pada kesempatan pagi ini, kita bersyukur karena dapat melaksanakan upacara pagi yang cerah ini, kami memberitahukan bahwa Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Tentang Larangan Mudik, karena untuk mencegah adanya penularan Covid-19. Dan mengawali sambutan ini, marilah kita memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas segala rahmat dan karunia-Nya, kita dapat hadir pada apel gelar pasukan dalam rangka apel kesiapan Pengamanan Larangan Mudik hari Raya Idul Fitri 1442 H, dalam keadaan sehat wal’afiat. Seperti kita ketahui bersama, bahwa pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19, telah mengeluarkan Adendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021, tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama bulan Ramadhan 1442 H, terhitung mulai tanggal 22 April s.d 24 Mei 2021. Sehingga dengan adanya aturan tersebut, maka pelarangan mudik lebaran secara resmi sudah diberlakukan, dan kebijakan tersebut dilaksanakan dalam rangka antisipasi terjadinya lonjakan pertambahan angka penyebaran Covid-19, karena berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, setiap ada libur panjang, mengakibatkan bertambahnya angka Penyebaran Covid-19, termasuk pada libur Lebaran tahun 2020, Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, jelas Ganis. ”Dalam rangka mendukung kebijakan pelanggaran mudik tersebut, Polda Jatim telah melaksanakan beberapa kegiatan antara lain Ops Keselamatan Semeru 2021, yang dimulai tanggal 12 s.d 25 April 2021 dengan tujuan untuk mensosialisasikan larangan mudik lebaran Tahun 2021, selanjutnya melaksanakan giat mulai tanggal 26 April s.d 5 Mei 2021 dengan tujuan untuk melakukan penyekatan di beberapa lokasi perbatasan , baik di Kabupaten atau Kota, maupun Provinsi, dan ada 7 (tujuh) titik penyekatan antar Provinsi dan akan meminimalisir/meniadakan kegiatan rencana mudik oleh sebagian masyarakat demi mencegah penularan Covid-19. Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin menyampaikan beberapa penekanan antara lain laksanakan deteksi dini,serta pemetaan kerawanan di masing-masing lokasi, laksanakan koordinasi secara intens dengan stake holder terkait dalam rangka pelaksanaan penyekatan di lokasi yang ditentukan, dengan melaksanakan tugas secara optimal dan tetap memperhatikan kesehatan masing-masing persoel sesuai dengan protokol kesehatan, lakukan tugas secara profesional, hindari arogansi lakukan secara humanis dan profesional, guna meminimalir kesalahan yang dapat dipolitisir oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, imbuh Ganis. “Demikian sambutan saya, semoga Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita semua, dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara, pungkasnya(bgs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed