oleh

2 Kelompok Bentrok Dipicu Sengketa Lahan di Margomulyo Surabaya

-Berita-20 views

MC,Surabaya- Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino Trisanto, SH, S.I.K, M.Si memimpin pengamanan untuk melerai aksi bentrokan dua kubu dalam kasus perebutan lahan, Sabtu, 21 Agustus 2021 di gudang kawasan Margomulyo.

Saat itu pengamanan ketat dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Polsek Asemrowo yang dibantu pasukan Polda Jatim. Aksi bentrok yang terjadi antara dua kubu ini dipicu soal sengketa lahan gudang PT Teguh Timur di Jalan Margomulyo.

Turut hadir dalam pengamanan ini Kapolsek Asemrowo, Kompol Hari Kurniawan yang akhirnya menjadi mediator untuk meredam aksi bentrok tersebut. Kejadian yang sempat membuat macet kawasan Jalan Margomulyo ini diawali dari kedatangan kubu warga Flores dengan jumlah sekitar 90 orang.

Mereka datang ke lahan yang menjadi rebutan itu dan memerintahkan 4 orang penjaga di lokasi agar segera angkat kaki. Saat itu kubu Flores menunjukkan surat pengadilan yang menjadi dasar mereka menguasai lahan tersebut.

Dalam surat tersebut terdapat putusan PTUN Surabaya yang menyatakan bahwa sengketa telah dimenangkan oleh kubu yang diwakili warga Flores ini.

Tak terima diperintahkan pergi, 4 orang penjaga dari warga Madura ini sempat cek-cok, hingga berbuntut pemukulan salah satu dari mereka oleh warga Flores.

Berikutnya warga Madura yang tidak terima memanggil teman-temannya dengan jumlah sekitar 70 orang kembali mendatangi lahan sengketa tersebut. Sempat terjadi aksi lempar diantara kedua kubu sampai kemudian berhasil diredam dan dilakukan mediasi oleh Kapolsek Asemrowo yang kemudian mengambil jalan tengah dengan menetapkan stasus quo pada lahan yang diperebutkan.

Untuk mencegah bentrokan yang lebih besar, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak memerintahkan untuk membawa warga Flores ke Mako dengan menggunakan bus yang telah disiapkan.

Setelah bentrokan berhasil diredam, anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan pengaturan untuk membuat lalu lintas di lokasi kembali lancar.

Diterangkan Kapolres PelabuhanTanjung Perak, kejadian bentrok ini cepat diantisipasi sehingga tidak sampai meluas dan jatuh korban yang tidak diharapkan. “Kami akan terus mengawal sengketa lahan ini sehingga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” ungkapnya(bgs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed