oleh

Kepala KPPBC Pantoloan : Realisasi Penerimaan Ditarget 500 Miliar

-Berita, Daerah-25 views

MC – Palu, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Pantoloan Alimudin Lisaw mengatakan KPPBC salah satu tugasnya adalah terkait penerimaan negara, untuk itu ada capaian target di tiap tahunnya yang akan disetorkan ke pusat, Senin (22/11/2021).

Dikatakannya, untuk KPPBC Pantoloan wilayah kerjanya ada di enam Kabupaten dan satu kota. Yang meliputi Kota Palu, Kabupaten Donggala, Parigi Moutong, Sigi, Tolitoli, Buol, serta Kabupaten Mamuju Utara Sulawesi Barat,

Dari sisi penerimaan untuk KPPBC Pantoloan di 3 tahun terakhir ini terjadi penerimaan yang terus meningkat, misalnya dari sisi penerimaan bea masuk kalau di tahun 2018 targetnya cuman Rp 94 juta, realisasinya Rp 131 juta sekitar 136 persen, kemudian untuk ditahun 2019 Rp 478.994.000.00; realisasinya mencapai Rp 500.86.000.00; atau 104 persen. Untuk tahun 2020 lalu tergetnya hanya Rp 22 juta, dan realisasinya Rp 24 juta atau 194 persen. Sedangkan untuk tahun 2021 ini targetnya Rp 15 juta, realisasinya Rp 29.72,000.00; atau mencapai 184,37 persen.

Lanjut dia, adalah di KPPBC Pantoloan lebih banyak itu dari bea keluar, untuk targetnya di tahun 2021 sebesar Rp 7.233.766.000; dan realisasinya sampai 31 Oktober itu sudah mencapai Rp 390.548.668.000; atau 5.398 persen jauh melampaui target.

“Kita berharap sampai diakhir tahun Desember 2021 dapat mencapai target 500 miliar pada realisasi penerimaan di Bea Cukai Pantoloan,” ujar Ali Lisaw.

Sebagian besar penerimaan negara yang dipungut bea cukai Pantoloan ini, berasal dari pungutan bea keluar dan untuk cukainya sendiri tidak terlalu banyak.

Secara keseluruhan untuk di tahun 2021 ini dari bea masuk, bea keluar dan cukai targetnya Rp 9. 11.772.000.00; telah tercapai Rp 390.597.381.600; atau sebesar 4.334,3 persen dari target yang ditetapkan.

“Sejauh ini tidak ada kendala walaupun di tengah pandemi Covid 19 saat, tetapi angka penerimaan ini membuktikan bahwa kegiatan ekspor tetap berjalan dari sisi penerimaan untuk bea keluar serta di dukung komiditas utama CPO dan biji coklat,” bebernya.

Kami berharap selalu ada sinergi dengan semua pihak, dalam melaksanakan pemungutan penerimaan negara ini saling bersinergi baik kepada penegak hukum ke pemerintah daerah. (Ali)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed