oleh

400 Prajurit Yonif Para Raider 501/ BY ,Asah Kemampuan Lintas Udara Di Langit Kediri.

wa

MC | Kediri, – Prajurit Yonif Para Raider 501 BY Kostrad melaksanakan Latihan Terjun Payung Statik dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan sebagai prajurit yang berkualifikasi Para Raider di Wilayah Desa Purwodadi, Bulu dan Tugu Kec Purwoasri Kab. Kediri, Jumat (4/03/2022).

Tampak langit diseputaran wilayah kecamatan Purwoasri dihiasi oleh payung-payung peterjun prajurit Para Raider 501/BY yang sedang melaksanakan latihan dan menjadi hiburan bagi masyarakat sekitar yang menyaksikan kegiatan latihan ini.

Sebanyak 400 peterjun ikut serta dalam latihan Terjun Penyegaran (Jungar) Statik dengan menggunakan Pesawat Angkut Hercules milik TNI AU yang terbang dari Lanud Iswahjudi , dimana kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danyonif 501 BY yang bertindak sebagai Komandan Latihan sekaligus menjadi penerjun pertama.

Danyonif Mayor Inf. Arief Widyanto Komandan Yonif Para Raider 501/BY, menyatakan” Syukur Alhamdulillah kegiatan Latihan ini dapat berjalan dengan lancar, sukses dan aman. Latihan ini merupakan sebuah terjun penyegaran bagi seorang prajurit  Para Raider 501 BY sebanyak 400 personil, sebagai upaya mengasah kemampuan infiltrasi udara.” jelas Danyon.

“Kemampuan terjun payung statik Para Raider 501/BY dapat terus terasah serta dapat diaplikasikan untuk operasi pertempuran, diperlukan latihan penyegaran seperti ini, Latihan ini merupakan latihan wajib bagi satuan Yonif Para Raider 501 BY Kostrad yang merupakan bagian dari Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI,” tegas Danyon.

” Selain melakukan penerjunan pasukan Para Raider 501 bersatu padu dengan masyarakat melakukan pengibaran bendera merah putih raksasa yang berukuran 100 m x 76 m yang pernah juga dikibarkan di Intan Jaya Papua saat pasukan 501 bertugas disana. Sebagai wujud kemanunggalan TNI dan rakyat ” pungkas Danyon 501 BY ini.

Sementara itu kepala desa Purwodadi Rudi Atmono S. H mengatakan “Kami selaku masyarakat desa sangat bahagia dan bangga desa kami ini menjadi lokasi pendaratan terjun kali ini. Dan ini merupakan sejarah baru bagi desa kami menjadi lokasi pendaratan terjun payung TNI “pungkasnya.(Beni Setyawan).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed