oleh

Akibat Tidak Dibayar , Mandor Diserang Makian Pekerja

Foto Dokumentasi hasil pekerjaan mandor atas Nama Moh Ramadhan Darawia dengan nilai Rp 120 Juta

MC-Palu, Sungguh malang nasib seorang mandor yang bekerja di Perusahaan Ternama, kini diserang amukkan, makian dari para pekerja. Pasalnya sampai hari ini upah para mandor diduga belum terbayarkan, sehingga terjadi mogok kerja diproyek Huntap, yang ada di Desa Pombowe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.
Sofyan Darawia 7/7/2022 sebutkan’’ saya berkerja diproyek Huntap pada bulan Juli tahun 2020 , yang mana proyek tersebut dilaksanakan PT Telaga Galang Indonesia. Awal bekerja gaji karyawan lancar, masuk bulan April Tahun 2022 gaji karyawan macet total, alias tidak ada pembayaran dari Perusahaan tersebut. Kata Sofyan Darawia ke Awak media.
Lanjut dikatakan, Saya mandor dengan jumlah anggota kerja sebanyak 10 orang, dengan beberapa Jenis pekerjaan seperti, pemasangan paping dan kansting ,pengecoran lantai STB, Pemasangan keramik WC , closet, plamir tiang STB.
Di karenakan saya belum mendapatkan pembayaran, kondisi saat ini sangat tidak menyenangkan, Sudah beberapa kali para pekerja yang menuntut , agar segera di lakukan pembayaran, bahkan ada di antaranya dengan emosi marah serta mengancam akan menyita motor.
mereka datang mengamuk sehingga, saat ini saya, mengambil keputusan untuk sampaikan ke para wartawan karena penanggung jawab dari perusahaan tersebut sudah tidak ada ditempat proyek.
Harapan saya , agar perusahaan segera bertanggung jawab membayar semua upah pekerja.
disebutkan kembali Sofyan Darawia, bahwa bukan hanya Dia saja , ada tujuh mandor lainya , yang menggalami nasib sama, belum terbayarkan upah kerjanya. Untuk dirinya belum dibayarkan dari perusahaan sebesar Rp.30 Juta.

8/7/2022 Moh.Ramadhan dikediamannya Selaku Mandor menyebutkan,, uang upah kerja belum dibayarkan sebesar 120 Juta, mengharapkan ke pihak perusahaan agar cepat diselesaikan, karena menurutnya para pekerja datang menagih dengan amukan dan makian. Setelah Moh Ramadhan Darawia selesai menjelaskan,Ia memberikan no Hp yang katanya adalah seorang Direktur di perusahaan itu.

Hari ini Jumat 8/7/2022, saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp 081380414xxx yang merupakan penanggung jawab di perusahaan,namun tidak membalas pesan konfirmasi dari awak media, sehingga berita tayang.(Laporan Dadang/ Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed