oleh

Bulan Bhakti Karang Taruna Ke 62, Tingkat Kabupaten Sigi Digelar di Kecamatan Tanambulava

-Berita, Daerah-137 views

MC, Sigi – Karang Taruna Sibalaya Utara Kecamatan Tanambulava mengelar Bulan Bhakti Karang Taruna (BBKT) ke 62 tingkat Kabupaten Sigi yang dilaksanakan di halaman kantor Kecamatan Tanambulava, pada Kamis (25/8).

Kegiatan Bulan Bhakti Karang Taruna tersebut diikuti sekitar 250 peserta dari beberapa Kecamatan. Nampak hadir Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sigi, Ariyanto, Kepala BPBD Sigi, Asrul Repadjori, Camat Tanambulava, Suaib, Ketua PMI Sigi, Agus Lamakarate, Ketua Forum Karang Taruna Kabupaten Sigi, Ketua Karang Taruna Sibalaya Utara, Moh. Imran, S, Sos

Kadis Sosial, Ariyanto mengatakan kegiatan BBKT di Kecamatan Tanambulava ini dalam rangka menghidupkan kembali Karang Taruna yang ada di Kabupaten Sigi. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, tentunya dukungan penuh dari pemerintah sangat tinggi kepada teman Karang Taruna di Sibalaya Utara.

Selain itu, Ariyanto berharap kepada karang taruna di Kabupaten Sigi bekerjasama dengan Dinas Sosial, serta bersinergi dalam membantu masyarakat dalam bidang apapun.

Terpisah Kepala BPBD Sigi Asrul Repadjori menjelaskan terkait pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana sesuai undang-undang nomor 24 tahun 2007 bahwa pra bencana itu harus disiapkan, namanya mitigasi atau pencegahan kesiap siagaan dengan peningkatan kapasitas kepada masyarakat atau peningkatan sumber daya kebencanaan kepada masyarakat. Kenapa itu perlu dilakukan agar supaya kalau terjadi seperti darurat agar masyarakat tahu siapa yang melakukan apa, apa yang dia lakukan termasuk kepada generasi karang taruna ini.

Sehingga, ada beberapa Desa walaupun belum semua Desa di kabupaten Sigi, termasuk Desa Sibalaya Utara Kecamatan Tanahbulava yang sudah dibentuk desa tangguh bencananya.

“Kita berharap Kepala Desa ini bisa membuat program pembentukan Desa tangguh bencana yang notabenenya peningkatan sumber dayanya itu dilakukan melalui pelatihannya oleh teman-teman dari badan bencana atau dari Basarnas, seperti yang kita lakukan hari ini,” ujarnya kepada media

Lanjut kata Asrul, untuk menjadi contoh kepada Desa-desa, bahkan untuk Karang Taruna bisa memberikan masukan itu dalam program dana Desa, sehingga bagi kita yang ada di Kabupaten Sigi khususnya didesa -desa rawan bencana, seperti di Sibalaya Barat, Dolo Selatan, Kulawi, paling tidak mengetahui tentang bagaimana mitigasi bencana itu, sehingga pemahaman ini bukan hanya di internal kita di badan bencana karena didesa jika terjadi tanggap darurat bencana yang kita mau itu ada pencegahan, kesiap siagaan sebelum terjadi bencana. Karena rohnya bencana itu ada pra melalui pelatihan pencegahan perlu kita tingkatkan.

Sehingga dengan ada konsep ini, semua peran diambil alih stakeholder yang ada di wilayah, karena mau tidak mau, suka atau tidak suka seperti daerah rawan bencana itu kita harus siap segala-galanya, diawali seperti menanam pohon, yang juga salah satu mitigasi.

“Dan kita berharap kedepan ini agar tidak terjadi lagi bencana walaupun seperti di Sungku, lembangtongoa, itu akibat penebangan hutan sembarangan, dengan gundulnya hutan-hutan tersebut, adalah upaya-upaya kita dari masyarakat desa, termasuk karang taruna ini bisa melakukan penanaman pohon yang ada disekitar dan juga bantaran sungai agar tidak terjadi lagi bencana,” ujarnya.

Sementara ketua Karang Taruna Sibalaya Utara Moh. Imran, S,Sos menyebut telah melakukan penanaman 1000 pohon Ketapang lencana ditahun 2019.

Dia menuturkan Karang Taruna Sibalaya Utara pada kegiatan yang akan dilakukan pastinya tidak lari dari kelompok usaha bersama karena di Karang Taruna sendiri itu lebih tertarik wira usaha.

Olehnya kemarin sudah ada pelatihan untuk peningkatan kapasitas, makanya teman-teman yang ada di Karang Taruna ini telah mendapatkan ilmunya melalui pelatihan yang diselenggarakan oleh lembaga, seperti halnya bantuan alat mesin jahit, dan alat perbengkelan.

“Saat ini karang taruna Sibalaya Utara sendiri telah memiliki dua usaha, jadi sebisa mungkin semua itu dapat menghasilkan dan ikut mengurangi pengangguran,” tutupnya.

Pewarta : Ali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed