oleh

Lapak PKL Ditertibkan, Jelang Penilaian Adipura

-Berita, Daerah-58 views

MC-Tanah Bumbu, Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima di sepanjang jalan provinsi menjelang penilaian kota bersih piala Adipura.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tanah Bumbu, Drs. Anwar Salujang kepada media ini mengatakan karena semakin banyaknya pedagang kaki lima disepanjang jalan raya dan trotoar serta sekeliling dipasar tradisional, “kami melakukan penertibkan para PKL dalam rangka persiapan penilaian Adipura,” tegas Kasatpol PP Tanah bumbu, 31/08/22.

Dikatakan Anwar Salujang, selain untuk penilaian Adipura, penertiban PKL dilakukan adalah merupakan kegiatan rutin Satpol PP guna menegakkan peraturan daerah.

“Mereka melanggar perda, kemarin kami berikan teguran secara humanis saja.

Penertiban tersebut terkait menjelang Adipura, sehingga harus kami laksanakan agar di sepanjang jalan bersih dan teratur.
Sekarang kami dengan tegas menertibkan PKL yang berkeliaran di luar lokasi pasar, karena sebelumnya kami sudah beri peringatan,” tegasnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Kabid Trantibum Limas, Abdul Rahim, S.ST, sikap tidak kooperatif terhadap peringatan yang disampaikan Pemerintah Tanah Bumbu membuat pihaknya memaksa membubarkan PKL dan menyita lapak berjualan untuk dijadikan barang bukti pelanggaran perda.

Sudah merupakan hal yang biasa kalau penertiban banyak pedagang yang protes.
Silahkan saja itu hak mereka, yang jelas bangunan berdiri ditrotoar akan kami tertibkan serta barang bukti lapak dan dagangan pedagang bandel itu, tegasnya.

Lanjutnya, kepada pedagang yang ingin alat berjualan seperti gerobak dan lapak dagangannya dikembalikan, maka harus melalui mekanisme persidangan di Pengadilan Negeri Tanah Bumbu.

“Mereka telah melanggar Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2008 tentang ketertiban umum, pelanggaran itu termasuk tindak pidana ringan,” kata Abdul Rahim.

Abdul Rahim meminta para PKL berjualan di tempat yang telah disediakan pemerintah setempat yakni sarana berjualan yang layak di dalam pasar.

Penertiban lapak pedagang turut dibantu oleh beberapa orang PNS, DLH, Kabid PPUD dan Satuan Satpol PP Tanah Bumbu, ungkap Abdul Rahim, S.ST.

Jhon.A5

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed