oleh

Nasib Warga Dusun 2 Palasa Rumahnya Terendam Air

-Berita, Daerah-62 views

Mediacentral.info-Parimo, Warga dusun 2 Palasa Tengah kecamatan Palasa kabupaten Parigi Moutong, rumahnya sering terendam air, hingga naik sampai 1 meter. Mulai sejak tahun 1996 samapai saat ini belum pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat.
Hal ini terulang lagi pada tanggal 19 agustus 2023, Indra salah seorang warga yang berasal dari desa tersebut, mengungkapkan kejadian itu kepada wartawan mediacentral. info tentang kondisi rumahnya yang terendam air.
Menurutnya ,ketika hujan turun saluran pembuangan air terhalang, sampai saat ini pemerintah belum ada solusi,untuk perbaikan saluran pembuangan.
Yusni adalah salah satu pemilik rumah yang terendam air, mengeluhkan hal sama juga. Kejadian kemarin shubu ketinggian air mencapai kurang lebih 50 cm, sampai pagi, air belum juga surut,mengakibatkan tempat tidur, beras 50 kg, direndam air.
Ia berharap kepada pemerintah agar dapat memperhatikan yang terdampak banjir di akibatkan pembuangan air belum maksimal.
Dengan kejadian itu Mereka khawatir terdampak ke keluarga ketika sering berulang banjir terjadi. Seperti saat ini, anak anak mereka ada yang sakit.
Dengan kejadian itu wartawan mediacentral.info Menghubungi kades Desa melalui telepon atau whatshap namun tidak ada jawaban.
Kembali lagi menghubungi sekertaris kecamatan Palasa, menyampaikan kebanjiran yang ada disitu sejak dari dahulu, permasalahannya pertama s adalah kewenagan provinsi, jadi pihak Pemerintah Desa tidak bisa melakukan menangkal semua hal seperti ini, supaya istilahnya banjir bisa teratasi itu, sebelum saya tugas di sini Sudah di ajukan ke musrembang tingkat Kabupaten, sampai saat ini, belum ada tanggapan lebih kata sekcam.
namun ada peninjauwan dari provinsi, permasyalahan adalah tetap pembungaan potong jalan, buat plat deucker, persoalannya pembangunan lewat di samping Rumahnya warga yang tidak mereka terimah itu permsalahan.
kemarin karna lewat di pekarangannya orang yang punya lokasi itu keberatan, di jadikan untuk area pembuangan akibat banjir. sehingga sampai saat ini terkatung katung dan belum ada yang bisa mengatasi masalah itu kata sekcam.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed