oleh

Lucy Kurniasari Ajak Pelaku UMKM Surabaya Untuk Paham Tentang Prosedur Izin Edar.

MC,Surabaya- Anggota DPR RI Komisi IX Lucy Kurniasari ajak masyarakat dan pelaku UMKM Surabaya untuk ikut aktif dalam pengawasan dan pemahaman pendistribusian produk. Pengawasan tersebut dilakukan oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sebagai otoritas untuk memeriksa antara lain terkait obat, bahan obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, pangan olahan dan kosmetik.

Dalam acara seminar “sosialisasi, komunikasi dan edukasi cara memilih kosmetik yang aman dan bermutu” yang digelar pada Senin 28 Agustus 2023 tersebut, Lusi memberikan pengetahuan tentang tata cara pelaku UMKM ketika ingin mendistribusikan produknya.

“Jadi yang diminta adalah sosialisasi, komunikasi, informasi, dan edukasi mengenai apa saja sih yang harus diketahui oleh UMKM ketika ingin mendistribusikan produknya, karena kan pengawasan badan pengawas obat dan makanan itu bukan hanya saat distribusi, tapi juga sebelum distribusi, saat distribusi dan setelah distribusi”. Kata Lucy Kurniasari.

“BPOM mengawasi obat,bahan obat,obat tradisional, suplemen kesehatan, pangan olahan dan kosmetik. Tadi kita edukasi masyarakat ingat BPOM, ingat program Ceklik, bagaimana kemasannya tidak boleh bocor, kalau bocor takutnya isinya rusak. Lalu kemudian label juga perlu dipelajari karena masing-masing membutuhkan produk yang berbeda”. Terangnya.

Dengan langkah langkah tersebut, menurut Lucy masyarakat dihimbau untuk lebih teliti tentang product knowledge utu sendiri. Selain itu Lucy juga mengedukasi tentang peraturan makanan yang memerlukan izin edar ataupun PIRT.

“Sehingga kita harus teliti labelnya komposisinya apa, produsennya siapa, mereknya apa, lalu kemudian di dalam label itu sudah ada jelas ada ijin edar dan kadaluarsa kapan”. Lanjutnya.

“Kemudian ijin edar itu juga perlu di sosialisasikan. Kalo masyarakat hanya membuat produk yang tahan 7 hari, tidak perlu ijin edar, tidak perlu BPOM, tidak perlu PIRT, cukup dinyatakan bermutu & sehat untuk bisa dijual”. Terang Lucy

Lanjut Lucy, sedangkan untuk yang industri rumahan cukup menggunakan izin PIRT (Perusahaan Industri Rumah Tangga), dimana izin tersebut dikeluarkan dinas kesehatan kota Surabaya.

“Tetapi apabila pangan olahan, ini kewenangannya BPOM, jadi harus ada izin edarnya. Kalau belum ada izin edarnya, jangan dijual, jangan dibeli”. Lanjutnya.

“Jadi bagaimana konsumen cerdas, bagaimana produsen juga cerdas dan jujur. Jangan sampai ada produsen nakal yang menyalahgunakan hal-hal apa saja yang terkait dengan kewenangan di bawah pengawasan BPOM”. Sambungnya.

“Lalu kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah kadaluarsa, kalau sudah kadaluarsa jangan dijual, jangan dibeli. Karena batas kadaluarsa tentunya sudah melalui tahapan kajian oleh BPOM. Kalau memang itu dipergunakan sebelum tanggal 31 Desember 2023 katakanlah , berarti terakhir boleh dipergunakan tanggal 30 Desember 2023”. Terangnya.

Menurut Lucy, edukasi seperti ini sangat diperlukan oleh masyarakat. Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat tersebut berharap kedepannya pemberdayaan masyarakat UMKM bisa naik kelas dan bisa ditularkan kepada masyarakat Surabaya. Pada Kesempatannya, Lucy pun mengapresiasi para pelaku UMKM maupun stakeholder yang mendukung kemajuan UMKM di Jatim serta Surabaya dan Sidoarjo pada khususnya.

“Di Jawa Timur luar biasa inovasinya, semua apa yang sudah kita berikan mulai edukasi, informasi itu bisa dicerna dengan baik ketika kami mengajukan pertanyaan, banyak sekali yang bisa menjawab. Apresiasi juga kepada warga kota Surabaya yg memang semakin hari yg semakin pinter-pinter, ini menunjukkan bahwa kualitas warga kota Surabaya & Sidoarjo yang luar biasa”. Terangnya.

“Semoga UMKM Surabaya naik kelas dan cerdas memilih produk yang berkualitas dan berdaya saing”. Lanjutnya.

“Kepada UMKM yang membutuhkan edukasi terkait dengan hal-hal apa saja yang dibutuhkan, bisa hubungi saya, tentunya sesuai dengan tupoksi saya. Saya di komisi IX yang membidangi kesehatan dan tenaga kerja”. Terang Lucy.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed