oleh

Event Bursa Pariwisata Sebagai Upaya Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Disbudpar Jatim Akan Kolaborasi Dengan Media.

MC,Surabaya- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur menggelar Bursa Pariwisata pada 23-26 Mei 2024 di Grand City Surabaya. Event ini diikuti ratusan pelaku usaha baik dari asosiasi travel maupun pengelola desa wisata.

Dalam kesempatannya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim Evy Afianasari didampingi Kabid Pemasaran dan Kelembagaan Pariwisata Ekraf Ali Affandi bahwa event Bursa Pariwisata ini merupakan peluang bagi pelaku usaha menjelang momen libur sekolah.

Melalui event ini diharapkan per orang bisa melakukan transaksi Rp 2 juta. Sehingga bisa menghasilkan beberapa triliun yang bisa diperoleh Pemprov Jatim.

“Ini adalah bursa pariwisata yang yang kami butuh banget temen-temen dari media ini untuk menyebarluaskan apa saja yang ada di sini. Mungkin ada masyarakat yang belum sempat datang ke sini, Jadi media bisa ikut menyampaikan ke masyarakat yang lebih luas”. Terang Evy.

“Kami melakukan ini Tentunya bentuk kolaboratif antara Disbudpar Provinsi Jawa Timur, kemenparekraf dan semua pelaku usaha termasuk desa wisata. Termasuk desa wisata yang sekarang juga butuh publikasi, butuh media”. Lanjutnya.

“Mereka butuh bertemu dan ditemukan dengan para customernya. Jadi ini salah satu strategi yang sekali lagi sudah dilakukan tahun kemarin, tapi kali ini kita bawa dengan kemasan yang berbeda”. Sambungnya.

Selain itu, Evy menyampaikan bahwa banyak beberapa konsep pemasaran yang tidak ditemui pada pameran tahun lalu. Terlihat beberapa komunitas yang telah mengikuti Bursa Wisata tahun ini.

“Banyak hal-hal baru yang ditemui di Bursa ini. Kali ini ada juragan 99 yang sudah masuk, terus ada beberapa campervan, komunitas-komunitas mobil besar, motor ,Vespa”. Terangnya.

“Kita mengundang semuanya termasuk kuliner, Jadi mungkin setelah ini sasarannya adalah kuliner yangbada di Jatim. Mudah-mudahan ini bisa terlaksana gitu. Saya mohon doa dari semua pihak mudah-mudahan kita semua dapat membangkitkan animo masyarakat Indonesia untuk masuk ke Jawa Timur. Dengan sesuai tag line nya ‘Di Jatim Aja’ “. Lanjutnya.

Evy mengaku optimis bisa melebihi pendapatan wisatawan dari tahun kemarin. Terlebih Disbudpar Jatim telah mengajak semua pelaku-pelaku destinasi wisata untuk merespon secara cepat terkait standar keamanan.

“Jadi tidak hanya standar keamanan untuk di destinasi wisata buatan, tapi destinasi minat khusus itu melalui peraturan Gubernur itu nanti juga akan ditetapkan”. Sambungnya.

“Jadi jaminan berwisata di Indonesia aman dan nyaman itu sudah akan mulai bisa dibuktikan oleh semua wisatawan yang datang ke Indonesia dan event-event sekarang di Jawa Timur itu akan lebih dipermudah”. Terangnya.

“Jadi secara secara Sinergi dengan Bapak Ibu yang ada di kepolisian, dengan lembaga-lembaga lembaga Taman Nasional itu kami merapatkan barisan dan kita juga ada beberapa iklan yang sifatnya mungkin nanti nasional yang itu akan baru dilakukan di Jawa Timur”. Jelas Evy. (adi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed