oleh

Disbudpar Jatim Gelar Event Campursari Sebagai Upaya penguatan dan pelestarian seni budaya di Jatim

MC, Surabaya- Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur dan DPRD Jatim menyelenggarakan Pegelaran Seni Budaya Campur sari “Guyon Maton Pada Minggu 26 Mei 2024 di Universitas Tujuh Belas Agustus (UNTAG) Surabaya. Acara ini sebagai upaya penguatan dan pelestarian seni budaya di Jatim sendiri dengan menghadirkan Percil dkk.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Disbudpar Jatim Evy Afianasari, Anggota DPRD Jatim Kodrat Sunyoto, Sekda Gubernur Katim tahun 2014-2019 Rasiyo serta pengurus Untag Surabaya.

Dalam Sambutannya, Kadisbudpar Jatim Evy Afianasari mengajak Mahasiswa Untag Surabaya maupun hadirin yang menonton pertunjukan tersebut untuk bersama sama melestarikan kebudayaan Indonesia.

Evy mengatakan bahwa di jaman modern saat ini, banyak kebudayaan asing melalui Film, Lagu dan lainnya membanjiri Indonesia. Sehingga Disbudpar banyak menggelar event budaya untuk mengingatkan kembali bagi anak muda agar menjaga kebudayaan asli daerah.

“Karena kebudayaan tradisional itu penting sekali, di jaman yang serba cepat dan serba online dengan serbuan film, lagu dan budaya asing. Kami ingin menguatkan kembali dan berusaha melestarikan kebudayaan jatim melalui pertunjukan campur sari”. Jelas Evy.

“Setelah pertunjukan ini diharapkan para hadirin bisa menceritakan kepada keluarga tetangga maupun rekan lainnya untuk bersama sama melestarikan kebudayaan Indonesia”. Teramgnya.

“Pemprov Jatim tidak henti hentinya memyelenggarakan pertunjukan asli Jawa Timur, terlebih mengajak para mahasiswa yang ada disini bahwa banyak sekali obyek obyek kebudayaan yakni ada 1991 seni yang ada di Jatim”. Jelas Evy.

Melalui berbagai pagelaran yang digelar, Pemprov Jatim berharap bisa menjadi mengembangkan kreatifitas para seniman serta bisa membuat perekonomian di dunua pertunjukan tradisional bisa berkembang.

“Tugas kita semua, anak anak muda disini untuk bersama melestarikan kebudayaan Indonesia dan Jatim”. Lanjutnya.

“Dengan event ini, Pemprov Jatim bisa membangkitkan gairah para seniman di Jatim untuk memajukan pariwisata dan menumbuh kembangkan perekonomian di Jawa Timur”. Ungkap Evy.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed