oleh

Tantangan Kesedian Pangan Sehat Dalam Melawan Stunting Di Banggai

-Berita, Daerah-73 views

MC-Banggai, Menurut World Health Organization (WHO) Masih Mencatatkan Indonesia Rentan Stunting Atau Gagal Tumbuh Pada Anak Balita, Bahkan Berada Di Posisi Ke-3 Tertinggi Di Asia. Badan Kesehatan Dunia Menyatakan Bahwa Sekitar 20% Kejadian Stunting Sudah Terjadi Saat Bayi Masih Berada Di Dalam Kandungan, Dan Kekurangan Gizi 80% Terbentuk Dari Pangan Tidak Sehat.
Anak-Anak Stunting Berisiko Lebih Tinggi Mengidap Penyakit Degeneratif, Seperti Kanker, Diabetes, Dan Obesitas. Hal Ini Disebabkan Karena Kebutuhan Zat Gizi Mikro Dan Makro Dalam Tubuh Tidak Terpenuhi Secara Maksimal Sehingga Pembentukan Fungsi Sel Tubuh Dan Lainnya Tidak Sempurna.

Dari Pesan Singkat whatshap 08229168XXX Dr. Anang Selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Banggai Mengakui” Ya, Kejadian Stunting Memang Sangat Krusial Pada Saat Bayi Dalam Kandungan Sampai Dengan Anak Berumur 2 Tahun, Atau Biasa Disebut 1000 Hari Pertama Kehidupan.
“Tidak Kalah Penting Adalah Bagaimana Keluarga Bisa Memenuhi Pangan Sehat Tersebut. Hal Ini Menyangkut Daya Beli Dan Juga Ketersedian Pangan”Tambahnya
Karena Pentingnya Kesedian Kebutuhan Pangan Sehat Tersedia di Banggai, Awak Media temui BBP ( Balai Benih Pertanian ) Terkait Langkah Startegis Kedepan, Zakir Tombolotutu Selaku Pengawas Benih PBT ( Pengawas Benih Tanaman ) dikecamatan Moilong Mengakui Bahwa Kementan Telah Merilis Padi Varietas Khusus Yaitu Inpari Nutri Zink Yang Memiliki Kandungan Zink Yang Tinggi Guna Penanggulangan Stunting Untuk Di Kembangkan.
“Insyaallah Musim Tanam Tahun Depan Kita Mulai Pengembangan, Salah Satu Kelebihannya Selain Memiliki Kandungan Zinc Tinggi, Jumlah Produktivitasnya Mencapai 9,98 Ton/Hektar Dengan Rata – Rata Produksi 6,2 Ton/Hektar, Rendemen Beras Mencapai 67,4%, Tekstur Nasi Pulen”.Tambahnya.
“Kami Mengharapkan Dengan Hadirnya Varietas Baru Ini Bisa Menjawab Tantangan Persediaan Pangan Sehat Dan Dapat Memajukan Taraf Hidup Petani Banggai Kedepan” Tutupnya. (Arif Samsul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed